Senin, 30 September 2013

RUANG

Karya itu indah
Seni itu arti
Karya itu mimpi
Seni itu impi

Dimna mata bisa berbinar
Dimana bibir bisa bersua
Dimana tangan bisa berkata
Dimana aku dan u dan mereka bisa berbincang tentang alam

Satu dan bersatu dlm tunggalnya karya
Kerinduan berekspresi





By. Rika Prabawati

Jumat, 27 September 2013

MASIH SAMA

Ku genggam belati
Ku tusuk Pelangi
Kuseret arti maknanya hadirmu
Ku hujamkan namamu didasar api

Meski kau yang luka tapi kenapa harus aku yang merasa
Terbujur lemas asaku ditepuk debur gelombang asa
Jika harus ku mengumpat kalimat apa yang pantas
Jika harus ku berteriak kata apa yang wajib ku cuatkan diatas lakumu yang kaku






By : Rika Prabawati

Kamis, 26 September 2013

Sudahlah

Sudahlah
Pergi sajalah
Menghilang sajalah
Mati sajalah

Buat apa kenangan
Untuk apa kenangan
Kenapa aku harus mengenang mu
Jika nyatanya kau tak pernah Memikirkanku

Sudahlah
Pergi sajalah
Menghilang sajalah
Mati sajalah

Buat apa ku harus mencintaimu
untuk apa cintaku masih ku jaga
Sedang kau tak ada hati untukku
Percuma jika harus memperjuangkan cinta yang memang nyata tepukan sebelah tangan

Sudahlah
Pergi sajalah
Menghilang sajalah
Mati sajalah
 
Buat apa kagum jika menyakitkan
Buat apa cinta jika hanya luka ku dapat
Buat apa sayang jika harus begini adanya
Buat apa rasa jika memang semua harus berakhir

Sudahlah
Pergi sajalah
Menghilang sajalah
Mati sajalah dengan kenangan lamamu
Ku mengalah sajalah, ku bunuh kenanganmu bersama lukaku.


 



By. Rika Prabawati

Jumat, 20 September 2013

JIWA

jiwa mengalir dalam raga
setiap ucap pun tak mampu merasa
jiwa satu dalam rasa
andai senja harus menghilang
andai malam tak jua datang
andai mimpi harus menjadi impi

satu jengkal kelok langkah mengharu
mengharuskan kita tuk bersandar dalam asa
sayang asaku terpendam dalam impi
impiku pun menghilang dalam rasa

tak ada cinta
tak ada bayangan
tak ada gambaran tentang semua
tak ada asa tentang arti
arti dimana ku harus berbagi
arti dimana ku harus memberi
arti dimana ku harus sendiri
arti dimana cinta bersemi

hilang rasa hilang asa
membujur kaku disetiap langkah
menjadi benalu disetiap nafas
merapuh dan rapuh

tua
tumbang
terngangat asa
sirna

diusung asaku yang nyaris mati
ya sudahlah
terbanglah
pergilah
menghilanglah
sampai kelangit jingga biru memuncak
dan ku hanya bisa merasa
aku masih cinta kau




By. Rika Prabawati